but i will never regret that one-hour-call.
"yang kamu kasih kemaren, kirain isinya undangan nikahan kamu..lha tulisannya dua puluh empat hahaha"
itu ceritanya umur kamu, silly.
berbulan sebelumnya..
gara-gara sebaris kalimat ucapan selamat yang beranak kemana-mana, sampai pada waktunya dia bilang yuk ketemu kalau dia pulang. saya kepikiran pengen ngasih sesuatu, since his birthday was around that day. maybe a mix would be good for a gift. pengennya yang nggak terlalu obvious(?) tapi cukup berbicara kalo bikinnya yah.. pake hati, walaupun mungkin nantinya nggak gitu dianggep. but then, i almost dumped the mix away, along with my feelings when he dumped his words too. karena sampai 90 hari kemudian nggak ada kabar apa-apa.
"...gimana?..." suaranya ngagetin di telepon.
i will never regret that one-hour-call. but i know i would regret it if i didnt pick up the phone and say yes.
No comments:
Post a Comment