Tuesday, December 8, 2015

tunnel


Banyak orang bilang jangan dengerin lagu galau kalau lagi sedih, dengerin lagu-lagu yang semangat aja. well, mungkin mereka nggak salah. but i have my own words. waktu lagi sedih saya suka dengerin lagu mellow, kenapa? ya memang, mungkin isi lagunya nggak ada kata-kata penyemangatnya sama sekali, malah isinya kalimat galau dalam sejuta bahasa. tapi, dengan dengerin mereka nyanyi saya mikir, entah apa yang terjadi sama penyanyinya atau pencipta lagunya, mereka pasti pernah merasa sedih, paling nggak waktu bikin lagu itu. so thats the point, somehow we share the same feeling. bukan cuma saya yang sedih. dengan memikirkan hal itu rasanya saya jadi punya teman, then i dont feel so alone.

suatu malam saya pernah randomly nge-chat temen saya, "kalau galau jangan galau sendirian, ajak-ajak.." #entahlah. Jadi ceritanya siang sebelumnya sebut saja dia baru saja mengalami hal yang (kalau saya jadi dia) bikin hati kayak ditusuk-tusuk, cekit-cekit, cekit-cekit... Jadi saya pikir (kalau saya jadi dia, lagi) saya pengen ditemenin, makanya saya random sms dia begitu. (masih pake sms dong, kurang galau apa coba).
Ya gitulah, kami berakhir dengan sedikit mengutuk, menyindir,dan membicarakan kegalauan masing-masing. I said if I were her, i wouldnt feel so pathetic knowing someone's as pathetic as or even more pathetic than me, you've got a friend, buddy.

saya nggak tahu cara atau kata-kata yang ampuh buat menghibur orang, bahkan cenderung menyalahkan diri sendiri atas kesedihan orang tersebut. saat mereka datang ke saya waktu lagi sedih, salah saya, nggak bisa menghibur, salah saya, nggak bisa membuat perasaannya jadi lebih baik. saya merasa gagal. maaf ya, yang bisa saya lakukan cuma meyakinkan mereka bahwa saya ada bersama mereka kapanpun mereka butuhkan. semoga itu cukup.



Ketika aku berada dalam terowongan yang gelap, aku ingin bersama dengan seseorang yang cukup mencintaiku untuk mau duduk berdampingan denganku di dalam kegelapan. Bukan seseorang yang berdiri di luar sana sambil memberitahuku bagaimana caranya keluar. Kupikir, itu saja yang kita inginkan.

ketika kau terluka, dekatkanlah dirimu dengan orang yang mencintaimu dan bisa menoleransi rasa sakitmu tanpa melontarkan penilaian atau memberimu saran. Seiring dengan waktu yang berlalu, kau tidak akan terlalu merindukan apa yang dulu kau miliki dan bisa lebih menjalani apa yang kau hadapi hari ini.